Cari duit, cari pengalaman atau cari ilmu?


Selasa, 11 September 2012

Sebagai mahasiswa yang banyak waktu luang, tentunya tak elok kalau sepenuhnya menggantungkan biaya dari orang tua. Sekarang sudah lumayan banyak mahasiswa yang kerja part time, sekedar dapetin uang jajan. Meskipun hasilnya tak banyak, tapi setidaknya bisa sedikit meringankan beban orang tua. Gimana caranya,? sangat banyak, bahkan ada yang sampai mengajukan beasiswa meskipun orang tuanya tergolong mampu (menurutku).  Kurang bijak memang, disaat banyak kawan2 kita yang kurang mampu dan membutuhkan biaya justru yang harusnya mampu malah mengambilnya. Kurang bijak lagi karena ada yang sampai merendahkan diri membuat surat keterangan miskin, meskipun sebenarnya berkecukupan. Yah namanya juga manusia, bermacam2 cara berifikirnya. Rasanya kurang bijak jg kalau yang bagian ini dibahas lagi krn pasti banyak yang protes 😀

Semester 5, sebuah perubahan yang sedikit banyak membuat prestasiku terdongkrak. Yaps, masa2 inilah aku mulai ngajar dan dibayar😀. Selain itu juga karena alasan pingin dapet pengalaman, akhirnya mengajar berbagai siswa pun dilakoni. Mulai dari anak SD sampai Mahasiswa, yang pinter sampai yang super bloon, dari Teknik sampai Pertanian pernah tak ajari. Tapi yang menarik justru ketika iseng bergabung dengan bimbel ternama bulan Agustus lalu.

Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Itulah yang terjadi di Indonesia. Suatu bisnis yang matang dan stabil biasanya lebih dicari “pekerja” daripada yang masih tahap merintis. Bahkan terkadang heran, dari segi  gaji dan pengalaman yang bisnis gede belum tentu lebih banyak daripada yang baru berkembang. Tapi tetep saja banyak orang yang mendaftar di tempat yang lebih gede n stabil. Mungkin karena dari segi ilmunya, harus diakui yang lebih gede biasanya memang lebih “cerdas”. Sebagai  contoh bimbel yang tak sebutin di paragraf sblmnya, awalnya krn salah info kukira potongan sekitar 30% (buat yang pernah ngajar privat lewat bimbel, kurasa tau arti potongan). Tapi ternyata stelah tau, lebih dari 50%. Yang lebih mengenaskan, ada kasus (ini kasus nyata, tanpa bumbu sama sekali) dimana si murid membayar 500rb lebih untuk 4x pertemuan, tetapi tentornya hanya dapat 25rb per pertemuan. Itu artinya 400rb lebih masuk ke lembaga, yang berarti juga lebih dari 80% potongannya. Gila! super besar!. Jujur sebagai pengajar, malah jadi beban tersendiri. Kenapa? Logikanya kalau siswa bayar mahal, tentunya pengen yang bagus. Di sisi lain seorang tentor kalau dibayar murah, tentunya tidak akan bisa memberikan hasil yang maksimal. Dan akhirnya, bisa jadi malah sama2 kecewa dan ndak seperti yang diharapkan. Itu kalau niat cari duit sih, tapi bukankah ngajar privat emang buat cari duit, Right?

Makin lama malah jadi curhat yah, hehe. Itulah sedikit kegalauanku ketika ngajar, sedikit gambaran juga buat kawan2 yang ikut bimbel gede (kurasa secara umum kyk gitu). Buat pengunjung smua yang mungkin juga pernah ngajar gimana?

Cari duit, cari pengalaman atau cari ilmu?

Kalo ane sih pengen ketiganya langsung, hehe😀

4 thoughts on “Cari duit, cari pengalaman atau cari ilmu?

  1. Dulu jaman SMA aku pernah manggil guru privat. Begitu cocok dan jumlah jatah pertemuan dari bimbelnya abis, aku manggil dia lagi tapi gak lewat bimbel, langsung kontak orangnya dan kayaknya dia sering nemu klien kayak aku soalnya kita bayar lebih murah dan 100% buat yang ngajar. Jadi, uha… ngajarlah dengan menyenangkan supaya kamu dipromoin dari mulut ke mulut sehingga gak perlu disalurin bimbel lagi.😀

    oiya, tentang pertanyaan di akhir tulisan,,,sama!aku juga pengen duit pengalaman dan ilmu! dan kalo kata orang sih, cari koneksi. banyak teman banyak rejeki.

      • dulu aku pernah iseng tes jadi tentor..pas simulasi, setelah menjabarkan soal panjang lebar, trnyta jawabnq gak bener…wahahaha…ya, ya….saya memang pekok matematika…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s