Pelaksanaan KIK => Seribu dapet Motor


Senin, 23 Mei 2011 Pukul 02.00 PM waktu Indonesia bagian Jogja

Sedikit kaget, nda biasanya polisi masuk parkiran FMIPA UGM. Suasana waktu itu hampir mirip ketika ada kasus kemalingan laptop di Mushola Mipa Utara. Bedanya, kasus yang sekarang lebih tenang meski ada cukup banyak satpam dan sekitar 3 orang polisi disitu. Dan usut punya usut, ternyata ada kehilangan sepeda motor. Ketika ngeliat selebarannya sih, ada tulisan “Tiger” dan plat nomor “AB”

Sebenernya kasus ini bisa menjadi pelajaran betapa lemahnya pelaksanaan KIK di kampus UGM, terutama di area FMIPA, Biologi , n Geografi. Betapa tidak, tinggal bayar seribu rupiah kita bisa bebas membawa motor orang lain keluar dari area kampus. Bahkan pengalaman, tinggal pinjam KIK temen juga bisa membawa motor tanpa harus membayar.

Kritik dan Usulan:

Sebenarnya KIK itu baik, tapi pelaksanaannya musti diperketat lagi. Ketika keluar ya setidaknya dicocokkan KIK dengan plat nomor motor. Kalau sama baru diperbolehkan keluar. Nah yang pakai karcis seharusnya tetep dicek STNK dari kendaraan yang mau keluar. Memang butuh waktu yang lebih lama, tapi setidaknya seimbang dengan keamanan yang ditimbulkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s