POLYALPHABETIC CRYPTOSYSTEM: CIPHER HILL


Oleh: Ikhwanudin Achmad

Skema enkripsi Cipher Hill dapat dijelaskan sebagai berikut. Pertama, pesan x diubah dulu ke dalam blok-blok plainteks dengan panjang m. Pilih kunci berupa matriks K berukuran mxm dengan syarat determinannya mempunyai invers dalam \mathbb{Z}_{26} = \lbrace 0,1,...,25 \rbrace, atau dengan kata lain determinannya relatif prima dengan 26. Mengapa hal ini perlu? sebab untuk menjamin eksistensi invers dari matriks K yang digunakan untuk dekripsi. Kemudian matriks dikalikan dengan setiap blok plainteks tadi, dan diperoleh cipherteks y. Dengan kata lain, y=Kx. Proses dekripsinya adalah dengan menghitung x=K’y, dengan K’ adalah matriks invers dari K. Untuk mencari invers dari K Anda bisa menggunakan operasi baris elementer. Ingat! bahwa semua operasi dilakukan dalam mod 26.

(Makalah ini telah dipresentasikan pada diskusi rutin Klub Sandi UGM pada tanggal 6 September 2008)

POLYALPHABETIC CRYPTOSYSTEM: CIPHER HILL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s