Scene 5 : The Truth


“Dimana ini? Kenapa semua begitu gelap..” Aku berada di ruangan yang sangat gelap.. Disini terasa menyesakkan..
“Akhirnya aku bisa bertemu denganmu..” Sebuah suara terdengar.. Siapa? Aku tidak bisa melihat siapapun..
“Aku ada disini..” Aku membalikkan tubuhku..
“Sii.. siaapaa kau?” Aku terkejut melihat sosok yang berdiri disana..
Dia persis sama sepertiku.. Hanya saja dia berambut seputih salju dan bermata merah seperti anggur..
“Siapa aku?” Dia berjalan mendekatiku..
“Aku adalah dirimu..” Dia mendorongku.. Aku terjatuh..
“Aapa yang kau lakukan?” Belum selesai aku berkata kata dia menindihku..
“Apa yang kulakukan? Kenapa tidak bertanya pada dirimu sendiri?” Dia mendekatkan wajahnya padaku..
“Pergi!” Aku meronta-ronta..
“Diamlah!” Dia *****ang kedua tanganku..
“Menyenangkan bukan saat kau menggunakan kekuatanku?” Dia berbisik di telingaku..
“Apa yang kau maksud?” Aku tidak mengerti apa yang dia katakan.. Kekuatannya? Aku teringat sesuatu.. Ya, saat aku bisa menggunakan sihir yang sama sekali tidak kuketahui..
“Jadi.. itu adalah perbuatanmu?” Aku menatapnya tajam.. Dia membalas tatapanku.. Mata itu.. Begitu mengerikan.. Kulihat begitu banyak kebencian yang tergambar di mata itu..
“Ya, bukankah menyenangkan bisa menggunakan kekuatan sebesar itu?” Dia seolah bisa mengerti apa yang kupikirkan..
“Aku.. tidak mau kekuatan seperti itu !” Aku berteriak kepadanya..
“Hu hu hu.. Benarkah? Bagaimana dengan yang terjadi di kota itu? Kau memohon kekuatan dan kuberikan padamu..” Dia berkata dengan senyum yang mengerikan..
“Kota? Apa maksudmu?” Aku bingung dengan apa yang dikatakannya..
“Saat itu, dengan menggunakan kekuatanku kau menghancurkan kota itu..”
“Apa?” aku terkejut dengan perkataannya..
“Kau menghancurkan kota itu dengan sebuah spell.. Kau ingat? Kau membunuh semua penduduk di kota itu..” Kata-katanya terasa menusuk perasaanku..
“Jangan-jangan yang kau maksud adalah Kota Luceria?” Aku tidak percaya apa yang dia katakan…
“Ya, yang menghancurkan kota itu dan membunuh semuanya.. Adalah kau!”
“Tidak! itu tidak mungkin! aku tidak melakukannya!” Aku berteriak-teriak menyangkal apa yang dikatakannya..
“Hu hu huhu ! Ha ha ha ha ! ” Dia tertawa mengerikan..

“TIDAK! TIDAK! TIDAK!” Aku terbangun.. Tubuhku berkeringat.. Nafasku terengah-engah… Ini dimana?
“Kau sudah bangun ternyata..” Siapa?

http://forum.lytogame.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s