Arti persahabatan


Dimulai dengan bangun, diakhiri pula dengan bangun

“Mungkin itulah kata2 itulah yang tepat buat ngegambarin tanggal 3 Maret yg lalu. Naik motor bareng2 dari Nglimut, mampir Masjid Agung Jawa Tengah dengan niat Sholat tapi akhirnya refreshing juga, trus mampir ke basecamp Himatika Undip skalian sholat di masjid kampus Undip, kemudian pengalaman laen yang terlalu banyak untuk diceritakan, juga naek motor bareng2 pas tengah malem, mampir Alun-alun Magelang buat makan nasi goreng bareng (katanya si makan siang), dan diakhiri dengan sampainya rombongan di Jogja jam setengah 3 pagi. Sebenernya pengen nyeritain smua kisah2 seru yang terjadi pada hari tersebut, namun rasanya lebih baik kusimpan saja dan kushare hikmahnya. Yang jelas  secapek apapun hari itu, banyak pengalaman yang takterlupakan dan mungkin kan menjadi bahan untuk kuceritakan pada anak cucu kelak (kliatane berlebihan banget). Yang bikin rada bangga pas istirahat juga ga pake balas dendam. Padahal biasanya kalo kecapekan bisa2 tidur tembus 10 jam.  Waktu itu seingetku tidur jg masi normal, tapi sayangnya Subuh kebablasan. Lha mw gimana lagi, nyampe Jogja ae skitar jam 2 pagi lebih dikit. Akhirnya sekitar jam setengah tujuh baru Shalat deh”

Mungkin yang baca post ini bertanya-tanya, curcol ne??? ya iyalah, namanya juga nulis di blog, curcol dikit nggak apa2 kan,, trus muncul pertanyaan lagi, lha apa hubungannya tuh ma judul??? Wah jelas sangat berhubungan, salah satunya tuh pengalaman bener2 mengajarkanku tentang arti persahabatan. Mungkin lebih tepatnya salah satu pengalaman yang pengen ku share ma temen2 ialah indahnya arti persahabatan. Nih kata2 dari salah satu temanku:

” seorang sahabat adalah seorang yang memberi kita semangat saat kita patah semangat
seorang sahabat adalah seorang yang mengisi hidup kita dengan keindahan, sukacita, dan kehormatan, dan membuat seluruh dunia tempat tinggal kita menjadi tempat yang lebih indah dan bahagia “
Sebenernya kata2 diatas dah cukup lengkap sih, tapi pada beberapa poin masih kurang. Mungkin kalau boleh ku menambahi, berdasarkan pengalaman waktu itu, seorang sahabat ialah seorang yang mengerti akan kekurangan diri masing2, seorang yang mampu saling mengcover kelemahan, seorang yang setia menemani dikala kita mendapat masalah , seorang yang mampu berbagi baik saat suka maupun duka. Bila itu semua ada, maka pantaslah ia tuk disebut sahabat sejati. Alangkah indahnya dunia ini bila kita memiliki sahabat sejati dan kita juga menjadi sahabat sejati untuknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s